Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Testimonial (part 2)

Pelajaran penting yang kudapat minggu ini :

Kalo kita berharap pada manusia, suatu saat kita pasti akan kecewa 
Tapi kalo kita hanya mengharapkan ridha Allah ta'ala, kita gak perlu lagi penghargaan dari manusia..
dihargai maupun dicaci, gak akan berpengaruh bagi semangat kita dalam berbuat kebaikan

^_^
read more.. »»  

Hujan Panas


hujan panas di waktu matahari terbit
perpaduan sinar matahari yang smooth dan kilau basah akibat hujan
menghasilkan view yang ciamik
indahnya alam semesta yang Allah ciptakan, dengan segudang fenomena yang menakjubkan
foto ini hanyalah salah satu fenomena kecil yang mungkin bagi kebanyakan orang sama sekali tidak berarti
namun sesungguhnya sangat indah dan menentramkan..
dan masih banyak lagi tanda kebesaran Allah lainnya!
Kalo kamu suka foto ini,jangan lupa ucapkan "Subhanallah" ya..
^_^
read more.. »»  

My Amazing September :)

Assalamualaikum pembaca..:D
Akhirnyaa bisa ngeblog lagi,hehe mohon maaf kepada blog ku tersayang karena udah lama banget gak diisi. Yah ini bukannya gak ada alasan

Soalnya beberapa minggu belakangan ini banyak banget yang terjadi

September 2012 jadi bulan paling luar biasa yg pernah aku lalui karena aku pergi ke banyak tempat dan banyak dapat pengalaman baru :D Alhamdulillah..:)

Ahad, 2 September 2012
Aku dan kawan-kawan KKN di desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan pergi ke Lagoy Resort. Akhirnyaaa :D haha soalnya kelompok lain udah pada pergi, dan kami bisa pergi setelah perjuangan yang cukup panjang.
Wisata ke Lagoy begitu berkesan buatku karena disana untuk pertama kalinya aku nyobain Banana Boat :D

Banana Boat Team : Desmond, Tira, Puspa, Aku dan Aya. 
Sayang gak ada foto pas di atas Banana Boat nya..


Senin, 3 September 2012
Kami pergi ke Kelong. Kelong itu mirip tambak, kayak rumah/pondok kayu gitu tapi yang ini di tengah laut. Di Kelong ini biasanya nelayan-nelayan bermalam untuk menangkap ikan. Kelong ada 2 jenis. Yang satu Kelong Cacah, ditambatkan ke dasar laut sehingga Kelong yang ini gak hanyut dan tetap steady. Yang satu lagi adalah Kelong Terapung (kalo gak salah itu namanya :p) yang gak ditambatkan dan bisa hanyut plus terombang-ambing di tengah laut. Ke Kelong yang nomer dua inilah kami pergi.
Kami pergi malam hari dengan pompong ketika gelombang dan angin sedang kuat-kuatnya. Saking kuatnya malam ini kami gak bisa balik lagi ke daratan sehingga harus nginap semalam di Kelong dan balik esok subuh. Pada malam itulah aku muntah sampe dua kali T.T Gimana gak, goyangannya kuat banget, sepanjang malam pula..Saat itu pertama kalinya aku merasakan muntah yang membakar sampai ke kerongkongan dan hidungku, ini karena asam lambungku benar-benar naik dan keluar :'(
Walaupun gak mengenakkan, tetap berkesan dan bakal jadi pengalaman tak terlupakan seumur hidupku :D

Pagi hari sebelum kami berangkat pulang, gelombang udah mulai berkurang kuatnya dan aku mulai kuat untuk ikut foto-foto :p

6-9 September 2012
KKN kami selesai tanggal 5 setelah lokakarya dilaksanakan. Esoknya aku gak langsung pulang ke Pekanbaru tapi "malah" ke Padang untuk hadir di LKMM Nas ISMKI 2012 yang diadain oleh FK Unand. Kali ini aku bukan sebagai peserta tapi sbagai SC, yang akhirnya bantu-bantu jadi fasilitator. Karena itulah aku gak papa datang telat, karena acaranya sebenarnya udah mulai dari tanggal 2, hehe..
Selama di Padang yang notabene ranah kampungku sendiri (^_^), selain bantu-bantu aku juga ikut jalan-jalan di sekitar Padang dengan teman-teman SC dan Fasil. We had fun together!:D

Calon-calon pemimpin masa depan :)

Anak-anak PSDM Nas yg hadir di LKMM Nas :D

Bersama kawan-kawan SC dan Fasil di Pantai Air Manis *ini batu Malin Kundang loh


12 - 16 September 2012
Setelah merasakan suasana rumah lagi hanya 2 hari, aku pun pergi lagii. Kali ini acara APRM (Asia Pacific Regional Meeting) 2012 di Penang, Malaysia. Kalo yang ini, aku harus bilang WOW WOW WOW karena aku merasa sangat beruntung bisa ikutan kegiatan ini :D
Gimana gak, disinilah aku pertama kali bisa berteman dengan anak-anak kedokteran dari negara lain. Ada orang Jepang, Korea, Selandia Baru, Filipina, Australia dan masih banyak lagi. Senang banget bisa diskusi dengan mereka tentang sistem kesehatan dan pendidikan kedokteran di negara masing-masing. Belum lagi pas Cultural Night, aku bisa ngeliat dan nyobain makanan-minuman khas negara-negara se-Asia-Pasifik (walaupun gak semua karena ada yg ber-alkohol :/) trus ngeliat penampilan budaya mereka. Buatku ini sangat berharga dan next time entah kapan lagi aku dapat kesempatan kayak gini..:')



Kalo ditanya mana yg paling berkesan buatku, bakal susah banget menjawabnya. Tapi kenangan yang paling kurindukan adalah LKMM Nas di Padang :')
Mungkin karena aku merasakan indahnya kekeluargaan selama 3 hari yang singkat itu, kekeluargaan yang lebih kuat daripada pengalaman-pengalamanku yg lainnya..
Rasanya pengen ketemu lagi dengan teman-teman SC dan Fasil : Opil, Ayu, Saddam, Akbar, Ali, Meta, Bang Defri, Bang Rio, Razak dan lainnya..:') 

Oia aku juga sangat merindukan teman-teman pemuda-pemudi Malang Rapat : Lia, Bang Zen, Ima, Awi, Ida dan lainnya..Mereka udah kayak sodaraku sendiri, :') semoga kita bisa tetap kontakan yaa :'D

Pas Malam Keakraban :')

Inilah dia perjalananku yang luar biasa selama bulan September ini bahkan sebelum bulan ini berakhir

Sekarang saatnya untuk kembali ke "dunia nyata" lagi, fokus ke hal-hal yang mesti diselesaikan dan lanjutin perjuangan untuk menggapai cita-cita :)
Aku gak boleh lupa bahwa ada satu hal yang sangat ingin kucapai, lebih tinggi daripada segala pengalaman ini dan waktuku bisa jadi sangat sempit untuk mencapainya. Jadi mesti tetap semangaaat!!!

Nanti ketika segala kewajiban udah terlaksana, mudah-mudahan ada kesempatan untuk jalan-jalan lagii :D
read more.. »»  

DULU DAN SEKARANG, KETIKA AKU HARUS MEMILIH

*copas lagii...hehehe kali ini dari status fb-nya temanku bernama Saddam
Silahkan membaca, semoga bisa menggugah kita :)


Dulu aku pernah berfikir, bahwa setiap manusia pasti ingin memiliki seorang kekasih. Kekasih yang akan terus bersamanya, sehidup semati, dalam suka maupun duka tak akan terpisahkan.

Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh-lah yang akan terus menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal sholehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah.

Dulu aku pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.

Sekarang aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan permusuhanku dengan manusia lain.

Dulu aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya.
Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah, adalah hanya manusia yang bertaqwa. Manusia yang sanggup taat kepada aturan main Allah dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.

Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zhalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan kalimat kalimat sindiran yang disengaja untuk menyakitiku.

Sekarang aku memilih utk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa Allah tetapkan akan ada pemindahan pahala dari mereka untukku, saat jika aku mampu bersabar.
Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh di mata Nya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk mengikuti hasutan setan.

Dulu aku yakin, dengan hanya khatam Al Qur'an berkali kali maka jiwaku akan tercerahkan.
Sekarang aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan mengamalkannya dalam keseharianku, maka pencerahan itu baru bisa aku dapatkan.

Ketika aku harus memilih, bantu aku Yaa Rabbi, untuk selalu memilih yang benar dimata Mu.
dan bukan sekedar benar di mata makhluk-Mu saja.

Ijinkan dan mudahkan aku Yaa Rabb.
Sesungguhnya Engkaulah penggenggam semua keputusan apapun di seluas alam semesta ini, Aamiin. 
(Kata-kata mutiara, 2012)
read more.. »»  

Let's Jump Everyone!!


read more.. »»  

Renungan : Allah Punya Cara Indah Untuk Menegur Diriku *repost lagi,:D


Ini ada sebuah kisah yang aku copas dari  page "Strawberry" di facebook, semoga bermanfaat untuk mengubah diri jadi lebih baik..

Luangkanlah waktu sejenak untuk membaca dan merenungkan pesan ini…
Alhamdulillah, Anda beruntung telah terpilih untuk mendapatkan kesempatan membaca Renungan ini.

Aktifitas keseharian kita selalu mencuri konsentrasi kita. kita seolah lupa dengan sesuatu yang kita tak pernah tau kapan kedatangannya. Sesuatu yang bagi sebagian orang sangat menakutkan.Tahukah kita kapan kematian akan menjemput kita???
Berikanlah waktu anda dan bacalah sampai habis, semoga dapat menjadikan hikmah buat kita semua dan sadar, bahwa kita akan mati dan tinggal menunggu waktunya,
Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang khusnul khotimah…. amien…. .

Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama, apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang. Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri

: Alangkah sabarnya mereka….setiap hari begitu…benar- benar mengherankan!

Aku belum tahu bahwa disitulah kebahagiaan orang mukmin dan itulah shalat orang orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk munajat kepada Allah.

Setelah menjalani pendidikan militer, aku tumbuh sebagai pemuda yang matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah padahal berbagai nasehat selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu. Setelah tamat dari pendidikan, aku ditugaskan di kota yang jauh dari kotaku.
Perkenalanku dengan teman-teman sekerja membuatku agak ringan menanggung beban sebagai orang terasing. Disana, aku tak mendengar lagi suara bacaan Al-Qur’an. Tak ada lagi suara ibu yang membangunkan dan menyuruhku shalat. Aku benar-benar hidup sendirian, jauh dari lingkungan keluarga yang dulu kami nikmati. Aku ditugaskan mengatur lalu lintas di sebuah jalan tol.. Di samping menjaga
keamanan jalan, tugasku membantu orang-orang yang membutuhkan bantuan.

Pekerjaan baruku sungguh menyenangkan. Aku lakukan tugas-tugasku dengan semangat dan dedikasi tinggi.
Tetapi, hidupku bagai selalu diombang-ambingkan ombak. Aku bingung dan sering melamun sendirian …. banyak waktu luang … pengetahuanku terbatas.
Aku mulai jenuh … tak ada yang menuntunku di bidang agama. Aku sebatang kara. Hampir tiap hari yang kusaksikan hanya kecelakaan dan orang-orang yang mengadu kecopetan atau bentuk-bentuk penganiayaan lain. Aku bosan dengan rutinitas.. Sampai suatu hari terjadilah sebuah
peristiwa yang hingga kini tak pernah aku lupakan.
Ketika itu, kami dengan seorang kawan sedang bertugas disebuah pos jalan..
Kami asyik ngobrol … tiba-tiba kami dikagetkan oleh suara benturan yang amat keras. Kami mengedarkan pandangan. Ternyata, sebuah mobil bertabrakan dengan mobil lain yang meluncur dari arah yang berlawanan. Kami segera berlari menuju tempat kejadian untuk menolong korban.
Kejadian yang sungguh tragis.

Kami lihat dua awak salah satu mobil dalam kondisi kritis. Keduanya segera kami keluarkan dari mobil lalu kami bujurkan di tanah. Kami cepat-cepat menuju mobil satunya. Ternyata pengemudinya telah tewas
dengan amat mengerikan.
Kami kembali lagi kepada dua orang yang berada dalam kondisi koma.
Temanku menuntun mereka mengucapkan kalimat syahadat. Ucapkanlah “Laailaaha Illallaah …. Laailaaha Illallaah ..” perintah temanku..
Tetapi sungguh mengerikan, dari mulutnya malah meluncur lagu-lagu. Keadaan itu membuatku merinding.
emanku tampaknya sudah biasa menghadapi orang-orang yang sekarat ..
Kembali ia menuntun korban itu membaca syahadat. Aku diam membisu. Aku tak berkutik dengan pandangan nanar. Seumur hidupku, aku belum pernah menyaksikan orang yang sedang sekarat, apalagi dengan kondisi seperti ini.
Temanku terus menuntun keduanya mengulang-ulang bacaan syahadat.
tetapi …. keduanya tetap terus saja melantunkan lagu.
Tak ada gunanya …. Suara lagunya terdengar semakin melemah ….lemah dan lemah sekali.. Orang pertama diam, tak bersuara lagi, disusul orang kedua.
Tak ada gerak …. keduanya telah meninggal dunia. Kami segera membawa mereka ke dalam mobil. Temanku menunduk, ia tak berbicara sepatahpun. Selama perjalanan hanya ada kebisuan. Hening…
kesunyian pecah ketika temanku mulai bicara…Ia berbicara tentang hakikat kematian dan su’ul khatimah (kesudahan yang buruk).
Ia berkata “Manusia akan mengakhiri hidupnya dengan baik atau buruk..

Kesudahan hidup itu biasanya pertanda dari apa yang dilakukan olehnya selama di dunia.
Ia bercerita panjang lebar padaku tentang berbagai kisah yang diriwayatkan dalam buku-buku islam. Ia juga berbicara bagaimana seseorang akan mengakhiri hidupnya sesuai dengan masa lalunya secara lahir batin.
Perjalanan kerumah sakit terasa singkat oleh pembicaraan kami tentang kematian. Pembicaraan itu makin sempurna gambarannya tatkala ingat bahwa kami sedang membawa mayat. Tiba-tiba aku menjadi takut mati. Peristiwa ini benar-benar memberi pelajaran berharga bagiku. Hari itu, aku shalat khusyu’ sekali.
Tetapi perlahan-lahan aku mulai melupakan peristiwa itu. Aku kembali pada kebiasaanku semula … Aku seperti tak pernah menyaksikan apa yang menimpa dua orang yang tak kukenal beberapa waktu yang lalu. Tetapi sejak saat itu, aku memang benar-benar menjadi benci kepada yang namanya lagu-lagu. Aku tak mau tenggelam menikmatinya seperti sedia kala.

Mungkin itu ada kaitannya dengan lagu yang pernah kudengar dari dua orang yang sedang sekarat dahulu. Kejadian yang menakjubkan !.

Selang enam bulan dari peristiwa mengerikan itu …. sebuah kejadian menakjubkan kembali terjadi di depan mataku. Seseorang mengendarai mobilnya dengan pelan, tetapi tiba-tiba mobilnya mogok di sebuah terowongan menuju kota . Ia turun dari mobilnya untuk mengganti ban yang kempes. Ketika ia berdiri dibelakang mobil untuk menurunkan ban serep, tiba-tiba sebuah mobil dengan kecepatan tinggi menabraknya dari arah belakang. Lelaki itupun langsung tersungkur seketika.
Aku dengan seorang kawan, bukan yang menemaniku pada peristiwa pertama cepat-cepat menuju tempat kejadian. Dia kami bawa dengan mobil dan segera pula kami menghubungi rumah sakit agar langsung mendapat penanganan. Dia masih sangat muda, wajahnya begitu bersih.Ketika mengangkatnya ke mobil, kami berdua cukup panik, sehingga tak sempat memperhatikan kalau ia menggumamkan sesuatu.
Ketika kami membujurkannya di dalam mobil, kami baru bisa membedakan suara yang keluar dari mulutnya.
Ia melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an … dengan suara amat lemah.

Subhanallah ! dalam kondisi kritis seperti itu ia masih sempat melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an ? Darah mengguyur seluruh pakaiannya, tulang-tulangnya patah, bahkan ia hampir mati. Dalam kondisi seperti itu, ia terus melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan suaranya yang merdu.
Selama hidup, aku tak pernah mendengar bacaan Al-Qur’an se indah itu.

Dalam batin aku bergumam sendirian “Aku akan menuntunnya membaca syahadat sebagaimana yang dilakukan oleh temanku terdahulu …apalagi aku sudah punya pengalaman.” aku meyakinkan diriku sendiri. Aku dan kawanku seperti terhipnotis mendengarkan suara bacaan Al-Qur’an yang
merdu itu.

Sekonyong-konyong sekujur tubuhku merinding, menjalar dan menyelusup ke setiap rongga. Tiba-tiba, suara itu terhenti. Aku menoleh kebelakang. Kusaksikan dia mengacungkan jari telunjuknya lalu bersyahadat. Kepalanya terkulai, aku melompat ke belakang.
kupegang tangannya, degup jantungnya, nafasnya, tidak ada yang terasa..

Dia telah meninggal. Aku lalu memandanginya lekat-lekat, air mataku menetes, kusembunyikan tangisku, takut diketahui kawanku. Kukabarkan kepada kawanku kalau pemuda itu telah meninggal. Kawanku tak
kuasa menahan tangisnya. Demikian pula halnya dengan diriku. Aku terus menangis air mataku deras mengalir. Suasana dalam mobil betul-betul sangat mengharukan. …Sampai di rumah sakit …..Kepada orang-orang di sana , kami mengabarkan perihal kematian pemuda itu dan peristiwa menjelang kematiannya yang menakjubkan.
Banyak orang yang terpengaruh dengan kisah kami, sehingga tak sedikit
yang meneteskan air mata.
Adalah seorang dari mereka, demi mendengar kisahnya, segera menghampiri jenazah dan mencium keningnya. Semua orang yang hadir memutuskan untuk tidak beranjak sebelum mengetahui secara pasti kapan jenazah akan dishalatkan. . . Mereka ingin memberi penghormatan terakhir kepada
jenazah. Semua ingin ikut menyolatinya. Ia adalah seorang petugas rumah sakit menghubungi rumah almarhum. Kami ikut mengantar jenazah hingga ke rumah keluarganya. .
Salah seorang saudaranya mengisahkan, ketika kecelakaan, sebetulnya almarhum hendak menjenguk neneknya di desa. Pekerjaan itu rutin ia lakukan setiap hari senin. Disana almarhum juga menyantuni para janda, anak yatim dan orang-orang miskin.
Ketika terjadi kecelakaan, mobilnya penuh dengan beras, gula, buah-buahan dan barang-barang kebutuhan pokok lainnya. Ia juga tak lupa membawa buku-buku agama dan kaset-kaset pengajian. Semua itu untuk dibagi-bagikan kepada orang-orang yang dia santuni. Bahkan juga membawa permen untuk dibagikan kepada anak-anak kecil.

Bila tiba saatnya kelak, kita menghadap Allah Yang Perkasa. hanya ada satu harap, semoga kita menjadi penghuni surga. Biarlah dunia jadi kenangan, juga langkah-langkah kaki yang terseok, di sela dosa dan
pertaubatan. Hari ini, semoga masih ada usia, untuk mengejar surga itu, dengan amal-amal yang nyata : “memperbaiki diri dan mengajak orang lain “?

Allah Swt berfirman: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan
yang memperdayakan. ” (QS. Al-Imran:185)

Rasulullah Saw telah mengingatkan dalam sabdanya, “Barangsiapa yang lambat amalnya, tidak akan dipercepat oleh nasabnya.” Saudaraku, siapa yang tau kapan, dimana, bagaimana, sedang apa, kita
menemui tamu yang pasti menjumpai kita, yang mengajak menghadap Allah SWT.
Orang yang cerdik dan pandai adalah yang senantiasa mengingat kematian dalam waktu-waktu yang ia lalui kemudian melakukan persiapan persiapan untuk menghadapinya. Suruh dirimu berbuat taat, sudah pasti dirimu tidak akan patuh kepadamu dan pasti ia akan menolak dan merasa berat untuk mengerjakan ketaatan.asehat ini terutama untuk diri saya sendiri, dan saudara-saudaraku seiman pada umumnya.

Orang Cerdas Adalah Orang Yang Banyak Mengingat Akan Kematian, dan berusaha memanifestasikan dan optimalisasi amal demi menghadapi hidup setelah kematian

read more.. »»  

Sebuah harapan setelah ujian blok obgyn

ujian blok obgyn baru saja berlalu

semoga ilmu yang kudapat selama persiapan ujian kemarin
bukan sekedar hapalan yang kemarin ini berusaha kujejalkan ke dalam kepala
bukan sekedar coretan stabilo di atas kertas diktat
bukan sekedar jembatan keledai yang dibikin untuk memperkuat ingatan

dan semoga ilmuku juga
bukan sekedar ingatan yang direcall pada saat ujian berlangsung
bukan sekedar analisis soal ujian berdasarkan piihan jawaban

dan
bukan sekedar huruf A,B,C,D, atau E yang nantinya akan keluar sebagai nilai akhirku..

semoga ilmu yang kudapat selama ini menjadi
ilmu yang nantinya dapat kumanfaatkan untuk memperbaiki diriku sendiri..:)
ilmu yang nantinya bisa kugunakan untuk membantu orang lain terutama orang-orang terdekatku
ilmu yang nantinya bisa kubagi sehingga orang lain pun bisa memanfaatkannya

dan terutama
ilmu yang dapat mengantarkanku meraih ridha Allah SWT
karena Allah kan ridha sama orang-orang yang berilmu..^_^

Ya Allah, jadikanlah ilmu yang kumiliki sebagai ilmu yang Engkau ridhai..
amiin ya rabb..:)

read more.. »»  

Ode: Renungan Akhir Ramadhan

Tak terasa, sebentar lagi bulan Ramadhan akan berakhir
Bulan penuh berkah, saat-saat pahala amalan kita akan dilipatgandakan
dan ampunan dapat diperoleh
Dalam setahun, hanya ada 1 bulan Ramadhan, ia tak datang 2 kali..
Dan sayangnya, belum tentu umur kita cukup panjang untuk bertemu bulan ramadhan tahun depan..

Apa yang telah kita lakukan selama bulan Ramadhan ini??
Sudahkan kita memperbanyak ibadah?
Sudahkah kita perbanyak shalat sunnah?Atau kita malah melewatkan kesempatan untuk shalat sunnah dengan berbagai alasan?
Sudahkah kita perbanyak tilawah?Atau kita malah memperbanyak tidur sepanjang hari??
Bagaimana ibadah tarawih dan witir kita selama sebulan ini?Penuh kah?
Atau di kebanyakan malam kita malah hura-hura dengan teman-teman, dengan alasan "buka bersama", "reuni","kapan lagi ngumpul-ngumpul", dan akhirnya kita jadi malas shalat tarawih trus langsung tidur saja??


dan di akhir Ramadhan ini, bagaimana diri kita??
Makin bersemangatkah puasa?atau makin lemas dan mulai terbiasa mengeluh, dengan santainya melakukan hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa kita?
Bagaimana tarawih kita?Bagaimana tilawah kita??
Bahkan adakah terpikir oleh kita untuk beri'tikaf, menghabiskan hari hanya untuk mengingat dan mendekatkan diri pada Allah SWT??

Bersiap untuk lebaran, dengan bikin kue, beli baju baru, bersih-bersih rumah, dsb tidaklah salah..
Tapi sudahkah kita pikirkan lagi: ke mana orientasi utama kita sebenarnya di bulan Ramadhan ini??
Dunia atau Akhirat??
Sebelum kita disibukkan dengan urusan duniawi dalam hal-hal menyambut lebaran, melakukan hal-hal yang sudah menjadi "tradisi",
Sudahkah kita memikirkan persiapan kita untuk akhirat?
Mumpung ini Ramadhan......yang sungguh sangat sayang untuk dilewatkan,,

Detik demi detik berlalu, tak dapat dicegah, tak dapat dihentikan..
Ramadhan akan segera berlalu kawan!!!!
Apa yang bisa kita lakukan????
Kita tak mau jadi orang yang merugi bukan???





read more.. »»  

catatan:DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU... *copas Xp

Ini ada sebuah catatan yang inspiratif banget, bikin bersemangat lagi untuk menunaikan tekad yang sejatinya akan selalu diuji dengan berbagai ujian..*berasa lemah banget menjalani ujian-ujian tsb..tapi mesti tetap semangat!!

Catatan ini aku copas dari Note seorang teman di fb (makasih izin copasnya Ayaa :D),dan dia juga ngopas,hehehe ini aku cantumkan juga sumbernya.

Selamat membaca..:)


بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّØ­ْÙ…َÙ†ِ اارَّØ­ِيم

DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU...

Cinta itu tumbuh karena terbiasa...

terbiasa dekat...terbiasa ada...terbiasa bersama...terbiasa berantem..hehe..^_^ terbiasa saling menyapa...terbiasa diberi perhatian...terbiasa saling mengobrol...hmm...

cinta itu teramat bening...saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...

awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...terganggu oleh sms-sms isengnya....terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....

namun...tanpa kita sadari...saat ia tiada...saat sms tak kunjung tiba...saat telepon tak berdering lama....????akan ada perasaan kehilangan....setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya.....

dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan..."MENCINTAI KARENA ALLAH...???"itukah...????itukah....?????????

ya akhi...para ikhwan....sungguh hati wanita ini lemah....hati wanita itu mudah terjangkiti virus....

dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!

sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???

Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.

Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu! Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu! Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu! Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu! Jangan ajak hati kami berzina dengan ber-dua-an denganmu!

ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...???bersembunyi dibalik HPmu...???bersembunyi dalam kata-katamu...????????

kita sudah lelah dengan semua itu...sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...yang hanya berani di dunia maya...yang hanya berani di dunia sms...

dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....

jika engkau memang sungguh serius...DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!

kami wanita ingin pemimpin yang berani....kami wanita yang ingin menjaga diri...kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!

PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA...!!!

Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.

Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.

Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat.

Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.

Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.

Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….

MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."maka...wanita akan menjawab..

suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...akan kami layani kebutuhannya....akan kami tunggu kehadirannya...akan kami berikan jiwa kami...raga kami....bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??

suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??

mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."

ya akhi....saudaraku...para ikhwan....JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!

Aku merasa tak pantas mengatakan bahwa aku adalah wanita berbeda.........Tetapi aku ingin belajar.... aku juga ingin menjadi salah satu wanita khusus tersebut...Wanita yg diperuntukkan bagi lelaki yang baik.... Lelaki ahli syurga....Meski seringkali jatuh, aku ingin mencoba untuk bangkit lagi, mencoba lagi......Meski aku berkali2 gagal, namun aku ingin meraihnya...Aku ingin meraihnya...............

~♥ NOTE.BY ADMIN UKHTY 'Snow Flakes ♥~

Sumber : Fanpages "Mencintai Mu Karena Allah"


P.S

Saya menaruh catatan ini disini gak ada maksud apa-apa, tidak bermaksud men-judge siapapun, hanya untuk mengingatkan kita semua, termasuk diri saya sendiri..:) sebab saya sendiri juga masih jauh dari sempurna,,
Semoga Allah SWT senantiasa memberi kita petunjuk,amiin...

read more.. »»  

ode : perubahan

saat ini aku seolah baru terbangun dari tidur panjang
mendapati semuanya berbeda
berubah dengan drastis sekali dari keadaan dulu
yak dulu, saat kukira semuanya akan tetap berjalan seperti biasa
dan dulu, aku bertekad,berpikir "seterusnya akan tetap seperti ini"

namun ternyata tidak
perubahan itu ternyata bisa terjadi
menyisakan rasa takjub dalam hatiku
"waw.ternyata bisa ya"
sungguh
rasanya aneh sekali....

tapi
perubahan ini sepertinya memang harus terjadi
demi masa depan
bukan hanya di dunia fana ini
tapi juga demi kehidupan selanjutnya..

aku tahu
walaupun masih saja terasa menyakitkan
walaupun aku masih butuh waktu untuk terbiasa
walaupun masih sulit bagiku untuk menerima kenyataan
perubahan ini adalah yang terbaik..

Allah menggariskan terjadinya perubahan ini
pasti ada hikmah dibaliknya
jika sekarang terasa menyakitkan
pasti akan indah pada waktunya...:)

baiklah
sekarang kita hanya butuh
waktu
keterbiasaan
keyakinan
"Insya Allah aku bisa"
"Insya Allah kita bisa"

*dedicated to "someone"
read more.. »»  

Sedikit Cerita dari Sunatan Massal

Hari ini aku mengikuti sebuah bakti sosial berupa sirkumsisi atau sunatan massal, yang diadakan oleh BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Yah motivasiku untuk ikut sebenarnya adalah untuk melatih kemampuan 'menyunat'(yang notabene harus dikuasai dokter umum)ku, secara sebelum ini aku baru sekali ikut sirkumsisi dan waktu itu aku cuma dapat kesempatan untuk menjahit doang,,:(

Yah begitulah tujuan awalku, dan walaupun selama sirkum tadi aku gak dapat kesempatan penuh untuk jadi operator(penyunat utama(?) tapi aku mendapat hal lain yang lebih dari sekedar kemampuan sirkumsisi.
Hal itu adalah 'mengamati momen-momen yang menyentuh'
:)

momen apa itu?

Yang paling bikin aku terkesan adalah 'kasih sayang orang tua'.
Selama sirkum tadi banyak sekali anak-anak yang menangis histeris, satu ruangan yang terdiri dari tujuh meja sirkum itu jadi berisik sekali. Nah pada saat-saat inilah orang tua anak-anak tsb menemani mereka, membimbing mereka untuk membaca kalimat-kalimat thayyibah ataupun ayat-ayat pendek untuk menguatkan mereka..
Sehingga di ruangan itu berkumandanglah "laa ilaahailallah","Allahuakbar!Allahuakbar!"(sekilas kayak orang mau berperang,hehehe),Al fatihah, dan ayat-ayat pendek di Juz 30 (ketahuanlah siapa yang bagus hapalan ayat pendeknya, karena banyak juga anak-anak itu yang ngawur bacaan ayatnya, hahaha :D).

Dan banyak juga anak-anak yang saking histerisnya sampe dipeluk sama ayah atau ibunya,
*hehe mungkin ini momen biasa bagi pembaca semua, tapi ini yang paling bikin aku tersentuh..:')
Tadi ketika kami(aku, Kak Joya dan abang-abang perawat dari Ibnu Sina) sedang menyunat
anak ketiga, anak ini menangis histeris dan memberontak, sehingga ayahnya memeluk kepalanya erat sekali supaya anaknya gak bisa liat apa yang sedang kami lakukan dengan alat kelaminnya. Dan ketika anak itu mulai diam ayahnya membimbingnya membaca kalimat-kalimat thayyibah, dan menenangkannya dengan berkata 'sedikit lagi kok nak..'

Ketika melihat itu, entah kenapa aku teringat Papa...:')
Aku ingat waktu kecil aku pernah diurut(dengan sakiiit sekali) oleh tukang urut setelah jatuh dari tempat tidur, dan Papa juga menenangkanku seperti itu...

Dan ada lagi seorang Ibu yang memeluk anaknya yang disunat terakhir (karena dia sempat nangis-nangis gak mau disunat sehingga dibujuk-bujuk sama orang tuanya) sama eratnya dengan pelukan bapak tadi. Ini aku ambil fotonya :


Jadi ingat Mama juga...:')

Well sebagai 'cewek yang ga punya sodara cowok, ga pernah lihat orang sunatan dan ini baru
kali kedua aku melihatnya', momen-momen seperti ini sangat menyentuhku. Yah ternyata dari momen seperti sunatan kita bisa mengambil pelajaran juga y..:)
Mungkin pembaca semua dan teman-temanku yang cowok juga mengalami hal seperti ini(kalo
disunat iyalah, proteksi orang tua yang seperti ini loh maksudku.. dulunya?:D


Yah begitulah 'khitan' ato 'sunat' itu..walaupun sakit tapi banyak sekali hikmah dibaliknya.
Tujuannya sendiri sangat mulia, untuk menjaga higienitas alat kelamin. Kalo soal sakitnya sih, mungkin bisa dibilang itu 'momen menyakitkan'nya laki-laki, kalo perempuan kan ada melahirkan...hehehe

Begitulah sekilas ceritaku (dari sudut pandangku sendiri,:D) tentang sunatan massal kali ini..



**Yak ini foto seorang anak yang udah disunat, dengan sarung pinknya...yang diarahkan ayahnya supaya mau difoto,hahaha
read more.. »»  

Apa yang kami rasakan di Penjara Suci

Waktu itu MOS angkatan kami baru akan dimulai esok harinya. Ketika kami baru saja sampai lagi di asrama, seorang teman menghampiriku trus bertanya :

"3 tahun itu lama gak sih?????"

Aq cuma bisa jawab, "mungkin bakalan lama, tapi bisa juga berlalu cepat. Tergantung kita yang menjalaninya" (ntah iyo ntah indak, klo gak salah sih kek gitu...hehehe)

Dan ternyata 3 tahun benar-benar gak terasa.

Meskipun sebenarnya, selama 3 tahun itu begitu banyak kejadian dan hambatan-hambatan yang menggoyahkan tekad kami untuk bertahan di "penjara suci" itu.

Banyak teman-temanku yang pingin pindah (kalo aq sih mikir kek gitu dari SMP, tapi gak jadi-jadi,,hahaha)
Banyak kebijakan-kebijakan sekolah dan asrama yang tidak bisa kami terima dan menyulitkan kami
Banyak hal-hal yang mengganggu kenyamanan kami di asrama dan sekolah

Namun itu semua nampaknya dikalahkan oleh 1 hal :

Kebersamaan

1 hal yang membuat kami tetap bertahan
1 hal yang membuat kami berpikir 2 kali untuk menyerah
1 hal yang tidak bisa kami dapatkan di tempat lain
1 hal yang membuat aq dan teman-temanku yang dari SMP tinggal di asrama gak keberatan untuk mengulang tinggal 3 tahun lagi (bukan tinggal kelas yah!)
1 hal yang tetap manis untuk dikenang



Dan dengan berlalunya 3 tahun itu, berakhir sudah masa tinggal kami di Penjara Suci. Semua kebersamaan di asrama dan sekolah ini harus berakhir :

Uniknya makan bareng,,,sepiring bisa berdua bahkan berlima!hahaha

Kehebohan di kamar yang "terlalu" rame (kata orang malah kek barak)

Musyawarah dalam memecahkan setiap masalah yang melanda kamar maupun asrama

Nonton TV bareng di ruang makan,,,dan usaha untuk bisa nonton itu sendiri juga berkesan banget karena banyak hambatan yang harus dihadapi

Kekompakan menghadapi "ancaman" (pembina,dsb..hehehe) dengan menggunakan sistem "alarm hidup" (kek nya ini lebay banget deh!)

Kekompakan dalam merencanakan pemberontakan (yup kita emang hobi sekali memberontak..jangan lupa itu kawan!)


Dan banyak lagi yang gak bisa disebutin satu-satu.

Kalo kita udah kuliah, udah tamat kek gini, apakita masih bisa merasakan kebersamaan seperti itu???
Mungkin yang ada, seperti yang kualami saat ini, kita jadi harus melakukan semuanya sendirian.
Oke, kemandirian memang suatu keharusan. Tapi kita gak mencegah pikiran kita mengingat masa-masa dulu. Kita gak bisa menolak untuk berpikir : 
"Kalo di asrama, ini kami lakukan bersama..."

Ketika kita harus kehilangan suatu hal indah yang kita miliki, yang bisa kita lakukan mungkin cuma mengenang...
Jangan sampai semuanya ini hilang dan berlalu begitu saja,
Biarkan semua kenangan itu tetap hidup dalam memori kita,
Dalam foto-foto dan video yang sempat tercipta

Dan satu lagi,
Jika kita beruntung dan ternyata kita masih bisa merasakan kebersamaan seperti ini lagi dalam hidup kita,
Jangan sia-siakan



read more.. »»