Apa yang kami rasakan di Penjara Suci
Waktu itu MOS angkatan kami baru akan dimulai esok harinya. Ketika kami baru saja sampai lagi di asrama, seorang teman menghampiriku trus bertanya :"3 tahun itu lama gak sih?????"
Aq cuma bisa jawab, "mungkin bakalan lama, tapi bisa juga berlalu cepat. Tergantung kita yang menjalaninya" (ntah iyo ntah indak, klo gak salah sih kek gitu...hehehe)
Dan ternyata 3 tahun benar-benar gak terasa.
Meskipun sebenarnya, selama 3 tahun itu begitu banyak kejadian dan hambatan-hambatan yang menggoyahkan tekad kami untuk bertahan di "penjara suci" itu.
Banyak teman-temanku yang pingin pindah (kalo aq sih mikir kek gitu dari SMP, tapi gak jadi-jadi,,hahaha)
Banyak kebijakan-kebijakan sekolah dan asrama yang tidak bisa kami terima dan menyulitkan kami
Banyak hal-hal yang mengganggu kenyamanan kami di asrama dan sekolah
Namun itu semua nampaknya dikalahkan oleh 1 hal :
Kebersamaan
1 hal yang membuat kami tetap bertahan
1 hal yang membuat kami berpikir 2 kali untuk menyerah
1 hal yang tidak bisa kami dapatkan di tempat lain
1 hal yang membuat aq dan teman-temanku yang dari SMP tinggal di asrama gak keberatan untuk mengulang tinggal 3 tahun lagi (bukan tinggal kelas yah!)
1 hal yang tetap manis untuk dikenang

Dan dengan berlalunya 3 tahun itu, berakhir sudah masa tinggal kami di Penjara Suci. Semua kebersamaan di asrama dan sekolah ini harus berakhir :
Uniknya makan bareng,,,sepiring bisa berdua bahkan berlima!hahaha
Kehebohan di kamar yang "terlalu" rame (kata orang malah kek barak)
Musyawarah dalam memecahkan setiap masalah yang melanda kamar maupun asrama
Nonton TV bareng di ruang makan,,,dan usaha untuk bisa nonton itu sendiri juga berkesan banget karena banyak hambatan yang harus dihadapi
Kekompakan menghadapi "ancaman" (pembina,dsb..hehehe) dengan menggunakan sistem "alarm hidup" (kek nya ini lebay banget deh!)
Kekompakan dalam merencanakan pemberontakan (yup kita emang hobi sekali memberontak..jangan lupa itu kawan!)
Dan banyak lagi yang gak bisa disebutin satu-satu.
Kalo kita udah kuliah, udah tamat kek gini, apakita masih bisa merasakan kebersamaan seperti itu???
Mungkin yang ada, seperti yang kualami saat ini, kita jadi harus melakukan semuanya sendirian.
Oke, kemandirian memang suatu keharusan. Tapi kita gak mencegah pikiran kita mengingat masa-masa dulu. Kita gak bisa menolak untuk berpikir :
"Kalo di asrama, ini kami lakukan bersama..."
Ketika kita harus kehilangan suatu hal indah yang kita miliki, yang bisa kita lakukan mungkin cuma mengenang...
Jangan sampai semuanya ini hilang dan berlalu begitu saja,
Biarkan semua kenangan itu tetap hidup dalam memori kita,
Dalam foto-foto dan video yang sempat tercipta
Dan satu lagi,
Jika kita beruntung dan ternyata kita masih bisa merasakan kebersamaan seperti ini lagi dalam hidup kita,
Jangan sia-siakan



Bos terharu ne mbah...
Semoga pertemanan kita terus berlanjut untuk masa yg akan datang
kalo SMA plus namanya "penjara sosial"..
di sana siswa2nya di penjara dari kehidupan sosial, sehingga menjadi sangat ansos (anti sosial)..
3 tahun..
hiks..