DULU DAN SEKARANG, KETIKA AKU HARUS MEMILIH
Silahkan membaca, semoga bisa menggugah kita :)
Sekarang, aku memilih amal sholeh sebagai kekasihku. Karena ternyata hanya amal sholeh-lah yang akan terus menemaniku, bersamaku, bahkan menemaniku dalam kuburku, kemudian amal sholehku pula lah yang menemaniku menghadap Allah.
Dulu aku pernah berfikir, setiap manusia pastilah punya goresan masalah dengan manusia lain, sehingga wajar jika manusia memiliki musuh masing-masing.
Sekarang aku memilih menjadikan setan sebagai musuh utamaku, sehingga aku lebih memilih melepaskan kebencian, dendam, rasa sakit hati, dan permusuhanku dengan manusia lain.
Dulu aku pernah selalu kagum pada manusia yang cerdas, dan manusia yang berhasil dalam karir, atau kehidupan duniawinya.
Sekarang aku mengganti kriteria kekagumanku ketika aku menyadari bahwa manusia hebat dimata Allah, adalah hanya manusia yang bertaqwa. Manusia yang sanggup taat kepada aturan main Allah dalam menjalankan hidup dan kehidupannya.
Dulu aku akan marah dan merasa harga diriku dijatuhkan, ketika orang lain berlaku zhalim padaku, menggunjingkan aku, menyakiti aku dengan kalimat kalimat sindiran yang disengaja untuk menyakitiku.
Sekarang aku memilih utk bersyukur dan berterima kasih, ketika meyakini bahwa Allah tetapkan akan ada pemindahan pahala dari mereka untukku, saat jika aku mampu bersabar.
Dan aku memilih tidak lagi harus khawatir, karena harga diri manusia hanyalah akan jatuh di mata Nya, ketika dia rela menggadaikan dirinya untuk mengikuti hasutan setan.
Dulu aku yakin, dengan hanya khatam Al Qur'an berkali kali maka jiwaku akan tercerahkan.
Sekarang aku memilih untuk mengerti dan memaknai artinya dengan menggunakan akalku, dengan mengaktifkan qolbuku dan mengamalkannya dalam keseharianku, maka pencerahan itu baru bisa aku dapatkan.
Ketika aku harus memilih, bantu aku Yaa Rabbi, untuk selalu memilih yang benar dimata Mu.
dan bukan sekedar benar di mata makhluk-Mu saja.
Ijinkan dan mudahkan aku Yaa Rabb.
Sesungguhnya Engkaulah penggenggam semua keputusan apapun di seluas alam semesta ini, Aamiin.
(Kata-kata mutiara, 2012)
untitled
insya Allah ini semua akan terlewati,
dan Al-Qur'an pun udah ngingatin kita...
cuma ingin bilang "maaf" (lagi)
Sebuah harapan setelah ujian blok obgyn
semoga ilmu yang kudapat selama persiapan ujian kemarin
bukan sekedar hapalan yang kemarin ini berusaha kujejalkan ke dalam kepala
bukan sekedar coretan stabilo di atas kertas diktat
bukan sekedar jembatan keledai yang dibikin untuk memperkuat ingatan
dan semoga ilmuku juga
bukan sekedar ingatan yang direcall pada saat ujian berlangsung
bukan sekedar analisis soal ujian berdasarkan piihan jawaban
dan
bukan sekedar huruf A,B,C,D, atau E yang nantinya akan keluar sebagai nilai akhirku..
semoga ilmu yang kudapat selama ini menjadi
ilmu yang nantinya dapat kumanfaatkan untuk memperbaiki diriku sendiri..:)
ilmu yang nantinya bisa kugunakan untuk membantu orang lain terutama orang-orang terdekatku
ilmu yang nantinya bisa kubagi sehingga orang lain pun bisa memanfaatkannya
dan terutama
ilmu yang dapat mengantarkanku meraih ridha Allah SWT
karena Allah kan ridha sama orang-orang yang berilmu..^_^
Ya Allah, jadikanlah ilmu yang kumiliki sebagai ilmu yang Engkau ridhai..
amiin ya rabb..:)
kamut
Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan
Membuat detik-detik di depan terasa hambar
Belajar dari ahli puasa
Ada dua kebahagiaan baginya
Saat berbuka
Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala
Inilah puasa panjang syahwatku
Kekuatan ada pada menahan
Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh kejutan
Coba saja
Kalau Allah yang menghalalkan
Setitis cicipan surga
Kan menjadi shadaqah berpahala
dikutip dari buku "Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan" karya Ustadz.Salim A. Fillah
:)
Testimonials
(ato minimal konteksnya sama,hehehe)
Ode: Renungan Akhir Ramadhan
Bulan penuh berkah, saat-saat pahala amalan kita akan dilipatgandakan
dan ampunan dapat diperoleh
Dalam setahun, hanya ada 1 bulan Ramadhan, ia tak datang 2 kali..
Dan sayangnya, belum tentu umur kita cukup panjang untuk bertemu bulan ramadhan tahun depan..
Apa yang telah kita lakukan selama bulan Ramadhan ini??
Sudahkan kita memperbanyak ibadah?
Sudahkah kita perbanyak shalat sunnah?Atau kita malah melewatkan kesempatan untuk shalat sunnah dengan berbagai alasan?
Sudahkah kita perbanyak tilawah?Atau kita malah memperbanyak tidur sepanjang hari??
Bagaimana ibadah tarawih dan witir kita selama sebulan ini?Penuh kah?
Atau di kebanyakan malam kita malah hura-hura dengan teman-teman, dengan alasan "buka bersama", "reuni","kapan lagi ngumpul-ngumpul", dan akhirnya kita jadi malas shalat tarawih trus langsung tidur saja??
dan di akhir Ramadhan ini, bagaimana diri kita??
Makin bersemangatkah puasa?atau makin lemas dan mulai terbiasa mengeluh, dengan santainya melakukan hal-hal yang dapat mengurangi pahala puasa kita?
Bagaimana tarawih kita?Bagaimana tilawah kita??
Bahkan adakah terpikir oleh kita untuk beri'tikaf, menghabiskan hari hanya untuk mengingat dan mendekatkan diri pada Allah SWT??
Bersiap untuk lebaran, dengan bikin kue, beli baju baru, bersih-bersih rumah, dsb tidaklah salah..
Tapi sudahkah kita pikirkan lagi: ke mana orientasi utama kita sebenarnya di bulan Ramadhan ini??
Dunia atau Akhirat??
Sebelum kita disibukkan dengan urusan duniawi dalam hal-hal menyambut lebaran, melakukan hal-hal yang sudah menjadi "tradisi",
Sudahkah kita memikirkan persiapan kita untuk akhirat?
Mumpung ini Ramadhan......yang sungguh sangat sayang untuk dilewatkan,,
Detik demi detik berlalu, tak dapat dicegah, tak dapat dihentikan..
Ramadhan akan segera berlalu kawan!!!!
Apa yang bisa kita lakukan????
Kita tak mau jadi orang yang merugi bukan???
catatan:DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU... *copas Xp
Ini ada sebuah catatan yang inspiratif banget, bikin bersemangat lagi untuk menunaikan tekad yang sejatinya akan selalu diuji dengan berbagai ujian..*berasa lemah banget menjalani ujian-ujian tsb..tapi mesti tetap semangat!!
Catatan ini aku copas dari Note seorang teman di fb (makasih izin copasnya Ayaa :D),dan dia juga ngopas,hehehe ini aku cantumkan juga sumbernya.
Selamat membaca..:)
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
DENGARKAN LAH YA AKHI...SANG PANGERAN KU...
Cinta itu tumbuh karena terbiasa...
terbiasa dekat...terbiasa ada...terbiasa bersama...terbiasa berantem..hehe..^_^ terbiasa saling menyapa...terbiasa diberi perhatian...terbiasa saling mengobrol...hmm...
cinta itu teramat bening...saat ini tiada apapun...namun perlahan...tanpa kita sadari...dia sudah menjalar ke seluruh bagian jiwa kita,,,menguasai kita...
awalnya mungkin kita akan merasa sebal dengan kehadirannya...terganggu oleh sms-sms isengnya....terganggu oleh pertanyaan-pertanyaan anehnya....
namun...tanpa kita sadari...saat ia tiada...saat sms tak kunjung tiba...saat telepon tak berdering lama....????akan ada perasaan kehilangan....setiap saat melihat ke HP...menunggu deringnya...setiap saat melongok ke komputer...menunggu onlinenya.....
dan itukah...??? itukah saudariku....??? yang dinamakan dengan..."MENCINTAI KARENA ALLAH...???"itukah...????itukah....?????????
ya akhi...para ikhwan....sungguh hati wanita ini lemah....hati wanita itu mudah terjangkiti virus....
dan bagaimana jika kita telah jatuh cinta...bagaimana ternyata hati kita sudah saling merindu...menginnginkan adanya kebersamaan...merindukan adanya kasih yang tanpa akhir...sementara....KITA BELUM HALAL....!!!!!! DAN MUNGKIN KITA TIDAK AKAN PERNAH JADI HALAL....!!!!!!
sanggupkah engkau pertanggungjawabkan sms-sms mesramu...???sangggupkah engkau pertanggungjawabkan telepon mesramu...???sanggupkah engkau pertanggungjawabkan tangis kami karena mulai merindukanmu...??? mulai berharap padamu...???
Tolong, kami hanya ingin menjaga diri . Menjaga amal kami tetap tertuju padaNYA.Karena janji Allah itu pasti. Wanita baik hanya diperuntukkan laki-laki baik.
Jangan ajak mata kami berzina dengan memandangmu! Jangan ajak telinga kami berzina dengan mendengar pujianmu! Jangan ajak tangan kami berzina dengan menerima hadiah kasih sayangmu! Jangan ajak kaki kami berzina dengan mendatangimu! Jangan ajak hati kami berzina dengan ber-dua-an denganmu!
ya akhi....ikhwan...calon pemimpin kami di masa depan....jika engkau benar-benar serius...mengapa engkau hanya bersembunyi dibalik internetmu...???bersembunyi dibalik HPmu...???bersembunyi dalam kata-katamu...????????
kita sudah lelah dengan semua itu...sungguhpun kita tidak mengharapkan seorang laki-laki BERMENTAL TEMPE...yang hanya berani di dunia maya...yang hanya berani di dunia sms...
dan yang lari dari tanggungjawab setelah merasa tidak cocok....
jika engkau memang sungguh serius...DATANGLAH PADA ORANGTUA KAMI...!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI DENGAN LANTANG...!! DIHADAPAN KAMI...!!!!JAWAB PERTANYAAN KAMI SECARA LANGSUNG....!!!!
kami wanita ingin pemimpin yang berani....kami wanita yang ingin menjaga diri...kami wanita yang tidak ingin diberi harapan palsu...janji gombal....kami wanita yang ingin laki-laki yang halal.....DENGARLAH AKHI...KAMI WANITA YANG BERBEDA...!!!!!!
PERNIKAHAN ADALAH KESUCIAN....DAN JALAN MENUJU PERNIKAHAN TENTUNYA HARUS SESUCI PERNIKAHAN ITU PULA...!!!
Aku bukanlah seorang gadis yang cerewet dalam memilih pasangan hidup. Siapalah diriku untuk memilih permata sedangkan aku hanyalah sebutir pasir yang wujud di mana-mana.
Tetapi aku juga punya keinginan seperti wanita solehah yang lain, dilamar lelaki yang bakal dinobatkan sebagai ahli syurga, memimpinku ke arah tujuan yang satu.
Tidak perlu kau memiliki wajah setampan Nabi Yusuf Alaihisalam, juga harta seluas perbendaharaan Nabi Sulaiman Alaihisalam, atau kekuasaan seluas kerajaan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam, yang mampu mendebarkan hati juataan gadis untuk membuat aku terpikat.
Andainya kaulah jodohku yang tertulis di Lauh Mahfuz, Allah pasti akan menanamkan rasa kasih dalam hatiku juga hatimu. Itu janji Allah. Akan tetapi, selagi kita tidak diikat dengan ikatan yang sah, selagi itu jangan dimubazirkan perasaan itu karena kita masih tidak mempunyai hak untuk begitu. Juga jangan melampaui batas yang telah Allah tetapkan. Aku takut perbuatan-perbuatan seperti itu akan memberi kesan yang tidak baik dalam kehidupan kita kelak.
Permintaanku tidak banyak. Cukuplah engkau menyerahkan seluruh dirimu pada mencari ridha Illahi. Aku akan merasa amat bernilai andai dapat menjadi tiang penyangga ataupun sandaran perjuanganmu. Bahkan aku amat bersyukur pada Illahi kiranya akulah yang ditakdirkan meniup semangat juangmu, mengulurkan tanganku untukmu berpaut sewaktu rebah atau tersungkur di medan yang dijanjikan Allah dengan kemenangan atau syahid itu. Akan kukeringkan darah dari lukamu dengan tanganku sendiri. Itu impianku.
Aku pasti berendam airmata darah, andainya engkau menyerahkan seluruh cintamu kepadaku. Cukuplah kau mencintai Allah dengan sepenuh hatimu karena dengan mencintai Allah, kau akan mencintaiku karena-Nya. Cinta itu lebih abadi daripada cinta biasa. Moga cinta itu juga yang akan mempertemukan kita kembali di syurga….
MUNGKIN SALAH SEORANG LAKI-LAKI AKAN BERTANYA..." mengapa wanita begitu selektif memilih orang yang akan taaruf.."maka...wanita akan menjawab..
suami kami nanti kelak akan menjadi pemimpin kami...akan kami layani kebutuhannya....akan kami tunggu kehadirannya...akan kami berikan jiwa kami...raga kami....bagaimana mungkin kami lalai dalam memilih calon suami...meski hanya dalam rangka taaruf...??
suami kami nanti akan menjadi pembimbing agama kami...penjaga kami...pelindung kami...bagaimana mungkin kami akan gegabah dalam menentukan pilihan...meski hanya sebatas tukaran biodata..??
mentaati suami kami adalah salah satu jalan kami ke surga...ketaatan pada suami adalah lambang kesholihan kami....bagaimana mungkin kami akan cepat memutuskan siapa pilihan kami meski hanya sebatas kata..."baik saya setuju...taarufan..."
ya akhi....saudaraku...para ikhwan....JANGAN TAWARKAN KEISENGAN ATAS NAMA TAARUF PADA KAMI...!!!!!KETAHUILAH...KAMI ADALAH WANITA YANG BERBEDA...!!!!!
Aku merasa tak pantas mengatakan bahwa aku adalah wanita berbeda.........Tetapi aku ingin belajar.... aku juga ingin menjadi salah satu wanita khusus tersebut...Wanita yg diperuntukkan bagi lelaki yang baik.... Lelaki ahli syurga....Meski seringkali jatuh, aku ingin mencoba untuk bangkit lagi, mencoba lagi......Meski aku berkali2 gagal, namun aku ingin meraihnya...Aku ingin meraihnya...............
~♥ NOTE.BY ADMIN UKHTY 'Snow Flakes ♥~
Sumber : Fanpages "Mencintai Mu Karena Allah"
P.S
Saya menaruh catatan ini disini gak ada maksud apa-apa, tidak bermaksud men-judge siapapun, hanya untuk mengingatkan kita semua, termasuk diri saya sendiri..:) sebab saya sendiri juga masih jauh dari sempurna,,
Semoga Allah SWT senantiasa memberi kita petunjuk,amiin...
Sedikit Cerita dari Sunatan Massal
Ode untuk Langit

sebuah saran demi kelancaran lalu lintas
kenapa merayap?
Soalnya kendaraan yg mau belok kiri ke S.Amin dari jalan Subrantas selalu terhambat, gara-gara kendaraan-kendaraan yang mau lurus pada berhenti(lampu merah cuy) dan 'memakan' badan jalan yg seharusnya jadi tempat lewat kendaraan yg mau ke kiri..
Hal seperti ini juga sering terjadi di simpang empat 'gede'(karena ada Mal SKA disitu,hehe) antara jalan S.Amin, Soekarno-Hatta dan Tuanku Tambusai
yang sering aq lihat sendiri sih, kendaraan yang mau belok kiri dari jalan S.Amin ke jalan Soekarno-Hatta sering ga bisa lewat, gara-gara kendaraan yang mau lurus terus itu dengan egoisnya nangkring di jalan sebelah kiri
dan bunyi klakson pun bergema, mobil dan motor berderet panjang seperti ular..ckckckck
*sejak kapan aq jadi pengamat lalu lintas???
bapak-bapak di pemko,lakukanlah sesuatu...
kalo aq bole nyaranin c,,kasih kek pembatas jalan untuk menghadang kendaraan yang mau lurus itu supaya mereka gak ngambil jalan sebelah kiri..
toh di simpang tiga antara jalan Tuanku Tambusai dan Sudirman ada pembatas jalan seperti itu,,,dan sangat efektif(tapi iya sih pembatas jalan disitu sebenarna ditaruh dengan tujuan berbeda, untuk menghadang orang belok kanan karena lampu lalulintas di jalan tsb udah lama mati,,,hehe)

yah mungkin amatiran dan orang awam seperti saya kurang pantas memberi saran seperti ini pak..ato sebenarnya pembatas jalan bukan solusi dari masalah ini ya?haha kalo gitu cari kek solusi lain..yang penting bisa mencegah kemacetan pak..:D
semoga suatu saat nanti solusi nyata untuk masalah ini benar-benar ada..
P.S.
*beruntung kalo ada pejabat ato orang yang berwenang membaca artikel aq ini,hahaha XD


