Tampilkan postingan dengan label personal experience. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label personal experience. Tampilkan semua postingan

Testimonial (part 2)

Pelajaran penting yang kudapat minggu ini :

Kalo kita berharap pada manusia, suatu saat kita pasti akan kecewa 
Tapi kalo kita hanya mengharapkan ridha Allah ta'ala, kita gak perlu lagi penghargaan dari manusia..
dihargai maupun dicaci, gak akan berpengaruh bagi semangat kita dalam berbuat kebaikan

^_^
read more.. »»  

My Amazing September :)

Assalamualaikum pembaca..:D
Akhirnyaa bisa ngeblog lagi,hehe mohon maaf kepada blog ku tersayang karena udah lama banget gak diisi. Yah ini bukannya gak ada alasan

Soalnya beberapa minggu belakangan ini banyak banget yang terjadi

September 2012 jadi bulan paling luar biasa yg pernah aku lalui karena aku pergi ke banyak tempat dan banyak dapat pengalaman baru :D Alhamdulillah..:)

Ahad, 2 September 2012
Aku dan kawan-kawan KKN di desa Malang Rapat, Kabupaten Bintan pergi ke Lagoy Resort. Akhirnyaaa :D haha soalnya kelompok lain udah pada pergi, dan kami bisa pergi setelah perjuangan yang cukup panjang.
Wisata ke Lagoy begitu berkesan buatku karena disana untuk pertama kalinya aku nyobain Banana Boat :D

Banana Boat Team : Desmond, Tira, Puspa, Aku dan Aya. 
Sayang gak ada foto pas di atas Banana Boat nya..


Senin, 3 September 2012
Kami pergi ke Kelong. Kelong itu mirip tambak, kayak rumah/pondok kayu gitu tapi yang ini di tengah laut. Di Kelong ini biasanya nelayan-nelayan bermalam untuk menangkap ikan. Kelong ada 2 jenis. Yang satu Kelong Cacah, ditambatkan ke dasar laut sehingga Kelong yang ini gak hanyut dan tetap steady. Yang satu lagi adalah Kelong Terapung (kalo gak salah itu namanya :p) yang gak ditambatkan dan bisa hanyut plus terombang-ambing di tengah laut. Ke Kelong yang nomer dua inilah kami pergi.
Kami pergi malam hari dengan pompong ketika gelombang dan angin sedang kuat-kuatnya. Saking kuatnya malam ini kami gak bisa balik lagi ke daratan sehingga harus nginap semalam di Kelong dan balik esok subuh. Pada malam itulah aku muntah sampe dua kali T.T Gimana gak, goyangannya kuat banget, sepanjang malam pula..Saat itu pertama kalinya aku merasakan muntah yang membakar sampai ke kerongkongan dan hidungku, ini karena asam lambungku benar-benar naik dan keluar :'(
Walaupun gak mengenakkan, tetap berkesan dan bakal jadi pengalaman tak terlupakan seumur hidupku :D

Pagi hari sebelum kami berangkat pulang, gelombang udah mulai berkurang kuatnya dan aku mulai kuat untuk ikut foto-foto :p

6-9 September 2012
KKN kami selesai tanggal 5 setelah lokakarya dilaksanakan. Esoknya aku gak langsung pulang ke Pekanbaru tapi "malah" ke Padang untuk hadir di LKMM Nas ISMKI 2012 yang diadain oleh FK Unand. Kali ini aku bukan sebagai peserta tapi sbagai SC, yang akhirnya bantu-bantu jadi fasilitator. Karena itulah aku gak papa datang telat, karena acaranya sebenarnya udah mulai dari tanggal 2, hehe..
Selama di Padang yang notabene ranah kampungku sendiri (^_^), selain bantu-bantu aku juga ikut jalan-jalan di sekitar Padang dengan teman-teman SC dan Fasil. We had fun together!:D

Calon-calon pemimpin masa depan :)

Anak-anak PSDM Nas yg hadir di LKMM Nas :D

Bersama kawan-kawan SC dan Fasil di Pantai Air Manis *ini batu Malin Kundang loh


12 - 16 September 2012
Setelah merasakan suasana rumah lagi hanya 2 hari, aku pun pergi lagii. Kali ini acara APRM (Asia Pacific Regional Meeting) 2012 di Penang, Malaysia. Kalo yang ini, aku harus bilang WOW WOW WOW karena aku merasa sangat beruntung bisa ikutan kegiatan ini :D
Gimana gak, disinilah aku pertama kali bisa berteman dengan anak-anak kedokteran dari negara lain. Ada orang Jepang, Korea, Selandia Baru, Filipina, Australia dan masih banyak lagi. Senang banget bisa diskusi dengan mereka tentang sistem kesehatan dan pendidikan kedokteran di negara masing-masing. Belum lagi pas Cultural Night, aku bisa ngeliat dan nyobain makanan-minuman khas negara-negara se-Asia-Pasifik (walaupun gak semua karena ada yg ber-alkohol :/) trus ngeliat penampilan budaya mereka. Buatku ini sangat berharga dan next time entah kapan lagi aku dapat kesempatan kayak gini..:')



Kalo ditanya mana yg paling berkesan buatku, bakal susah banget menjawabnya. Tapi kenangan yang paling kurindukan adalah LKMM Nas di Padang :')
Mungkin karena aku merasakan indahnya kekeluargaan selama 3 hari yang singkat itu, kekeluargaan yang lebih kuat daripada pengalaman-pengalamanku yg lainnya..
Rasanya pengen ketemu lagi dengan teman-teman SC dan Fasil : Opil, Ayu, Saddam, Akbar, Ali, Meta, Bang Defri, Bang Rio, Razak dan lainnya..:') 

Oia aku juga sangat merindukan teman-teman pemuda-pemudi Malang Rapat : Lia, Bang Zen, Ima, Awi, Ida dan lainnya..Mereka udah kayak sodaraku sendiri, :') semoga kita bisa tetap kontakan yaa :'D

Pas Malam Keakraban :')

Inilah dia perjalananku yang luar biasa selama bulan September ini bahkan sebelum bulan ini berakhir

Sekarang saatnya untuk kembali ke "dunia nyata" lagi, fokus ke hal-hal yang mesti diselesaikan dan lanjutin perjuangan untuk menggapai cita-cita :)
Aku gak boleh lupa bahwa ada satu hal yang sangat ingin kucapai, lebih tinggi daripada segala pengalaman ini dan waktuku bisa jadi sangat sempit untuk mencapainya. Jadi mesti tetap semangaaat!!!

Nanti ketika segala kewajiban udah terlaksana, mudah-mudahan ada kesempatan untuk jalan-jalan lagii :D
read more.. »»  

Sedikit Cerita dari Sunatan Massal

Hari ini aku mengikuti sebuah bakti sosial berupa sirkumsisi atau sunatan massal, yang diadakan oleh BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Yah motivasiku untuk ikut sebenarnya adalah untuk melatih kemampuan 'menyunat'(yang notabene harus dikuasai dokter umum)ku, secara sebelum ini aku baru sekali ikut sirkumsisi dan waktu itu aku cuma dapat kesempatan untuk menjahit doang,,:(

Yah begitulah tujuan awalku, dan walaupun selama sirkum tadi aku gak dapat kesempatan penuh untuk jadi operator(penyunat utama(?) tapi aku mendapat hal lain yang lebih dari sekedar kemampuan sirkumsisi.
Hal itu adalah 'mengamati momen-momen yang menyentuh'
:)

momen apa itu?

Yang paling bikin aku terkesan adalah 'kasih sayang orang tua'.
Selama sirkum tadi banyak sekali anak-anak yang menangis histeris, satu ruangan yang terdiri dari tujuh meja sirkum itu jadi berisik sekali. Nah pada saat-saat inilah orang tua anak-anak tsb menemani mereka, membimbing mereka untuk membaca kalimat-kalimat thayyibah ataupun ayat-ayat pendek untuk menguatkan mereka..
Sehingga di ruangan itu berkumandanglah "laa ilaahailallah","Allahuakbar!Allahuakbar!"(sekilas kayak orang mau berperang,hehehe),Al fatihah, dan ayat-ayat pendek di Juz 30 (ketahuanlah siapa yang bagus hapalan ayat pendeknya, karena banyak juga anak-anak itu yang ngawur bacaan ayatnya, hahaha :D).

Dan banyak juga anak-anak yang saking histerisnya sampe dipeluk sama ayah atau ibunya,
*hehe mungkin ini momen biasa bagi pembaca semua, tapi ini yang paling bikin aku tersentuh..:')
Tadi ketika kami(aku, Kak Joya dan abang-abang perawat dari Ibnu Sina) sedang menyunat
anak ketiga, anak ini menangis histeris dan memberontak, sehingga ayahnya memeluk kepalanya erat sekali supaya anaknya gak bisa liat apa yang sedang kami lakukan dengan alat kelaminnya. Dan ketika anak itu mulai diam ayahnya membimbingnya membaca kalimat-kalimat thayyibah, dan menenangkannya dengan berkata 'sedikit lagi kok nak..'

Ketika melihat itu, entah kenapa aku teringat Papa...:')
Aku ingat waktu kecil aku pernah diurut(dengan sakiiit sekali) oleh tukang urut setelah jatuh dari tempat tidur, dan Papa juga menenangkanku seperti itu...

Dan ada lagi seorang Ibu yang memeluk anaknya yang disunat terakhir (karena dia sempat nangis-nangis gak mau disunat sehingga dibujuk-bujuk sama orang tuanya) sama eratnya dengan pelukan bapak tadi. Ini aku ambil fotonya :


Jadi ingat Mama juga...:')

Well sebagai 'cewek yang ga punya sodara cowok, ga pernah lihat orang sunatan dan ini baru
kali kedua aku melihatnya', momen-momen seperti ini sangat menyentuhku. Yah ternyata dari momen seperti sunatan kita bisa mengambil pelajaran juga y..:)
Mungkin pembaca semua dan teman-temanku yang cowok juga mengalami hal seperti ini(kalo
disunat iyalah, proteksi orang tua yang seperti ini loh maksudku.. dulunya?:D


Yah begitulah 'khitan' ato 'sunat' itu..walaupun sakit tapi banyak sekali hikmah dibaliknya.
Tujuannya sendiri sangat mulia, untuk menjaga higienitas alat kelamin. Kalo soal sakitnya sih, mungkin bisa dibilang itu 'momen menyakitkan'nya laki-laki, kalo perempuan kan ada melahirkan...hehehe

Begitulah sekilas ceritaku (dari sudut pandangku sendiri,:D) tentang sunatan massal kali ini..



**Yak ini foto seorang anak yang udah disunat, dengan sarung pinknya...yang diarahkan ayahnya supaya mau difoto,hahaha
read more.. »»  

"dipalak"

Sore itu aq pulang kuliah dan dijemput dengan motor oleh bang Ramli (abang sodara yang tinggal d sbelah rumahku). Jalur pulang seperti biasa, dari kampus ke jalan Gajah Mada-Jalan Sudirman-Jalan Nangka-Jalan Arengka II-Jalan Subrantas.
Simpang empat antara Jalan Nangka dan Jalan Arengka II (lebih dikenal dgn Ring Road) itu slalu jadi jalan yang paling rame dan macet pada siang dan sore hari, terutama sekitar jam 4-5 sore saat orang-orang baru pulang kerja dan sekolah.

Ketika sampai di persimpangan "keramat" itu seperti biasa kami terjebak di lampu merah yang lama, namun saat itu tiba-tiba kami didatangi oleh seorang anak jalanan laki-laki yang umurnya kira-kira baru 5 tahun. Dia memegang kemoceng, tapi kayaknya dia gak membersihkan kaca mobil atau motor orang (mungkin karena gak nyampe,,whehehe), seperti waktu dia menghampiri motor kami, dia juga gak ada ngelap. Dia malah langsung ngomong :

Anak Jalanan (AJ) : Kak...mintak duit...(sambil narik-narik bajuku)
Aq : Aduh dek,kakak gak ada uang kecil..(gak bohong ni,di dompetku cuma ada 50.000,kebesaran kan?!hehe)
AJ : Ndeh...mintaklah kak,,untuk beli nasi...belum makan lagi kak...(tampang memelas)
Aq : (sempat mikir mau ngasih bakso yang aq beli tadi, tapi itu udah aq makan sedikit, ga mungkin kan??) Duh kakak gak bohong do dek..kakak benar-benar lagi gak ada uang kecil skarang ni,,
AJ :(makin heboh narik-narik) Mintaklah kak....huhuuhuu mintaklah,,,
Aq : (panik)

Di saat-saat genting itu tiba-tiba bapak-bapak yang ada di dalam mobil di belakang motor kami memanggil anak itu, sambil mengibas-ngibaskan uang kertas (gak jelas itu berapa).
Anak laki-laki itu langsung mendatangi si Bapak, dan dengan "nafsu" berusaha meraih uang itu. Namun si Bapak malah bilang "mana makasihnya??"
Anak itu langsung bilang "makasih pak.." dengan tampang gak sabar, dan si Bapak pun memberi uang itu padanya.

Anak itu berlalu dari mobil si Bapak, tapi sebelum pergi dia malah menghampiriku dulu,
"Peliiiiiiit!!!!" katanya sambil memukulku dengan kemocengnya,,,

Wew...kaget aq!
Untung gak sakit,hehe
dan dia pun pergi.............

Setelah itu pikiranku gak bisa lepas dari kejadian itu

ada penyesalan (kenapa aq gak ngasih bakso aja tadi??hehe kira-kira dia mau gak ya kalo aq kasih bakso dan bukannya uang??)

ada keterkejutan (ckckck...rupanya udah setinggi itu nilai uang sampe2 anak tu bisa segitunya,,(ya iyalah tinggi din!!))

ada rasa geram (mereka gak seharusnya di jalan kek gitu...kenapa ortu mereka??pemerintah mesti kerja keras nih untuk memperbaiki nasib mereka!!!)

dan aq jg langsung ingat liputan di Riau Pos tentang anak jalanan di sekitar mal SKA itu, yang kebanyakan mencari uang di jalanan sementara Ibu mereka berjudi di warung,,,ckckckck apakah itu yang disebut orang tua??????

Aq gak tau apakah aq yang berlebihan dalam memikirkan ini,,
soalnya ketika aq menceritakan apa yang aq pikirkan, gak ada yang meresepon dengan cukup perhatian..
Tapi....aq pun sekarang belum bisa melakukan apa-apa,,
Sama aja yah kayaknya,,hehe

Mesti ada perbaikan untuk situasi ini!!
Ada yang punya pikiran yang sama dengan aq gak???
read more.. »»