Don't Mean to Complain,But...

Aku tau,ngeluh itu gak boleh
Gak ada gunanya,gak menghasilkan apa-apa
toh dengan ngeluh masalah gak akan langsung selesai
tapi aku gak tahan untuk menuangkan apa yang aku rasakan dan pikirkan..

Aku tau,sudah sangat terlambat bagiku untuk menyesal saat ini
Apalagi mengeluh,sungguh gak pantas aku mengeluh..
Karena semua ini adalah akibat kesalahanku sendiri,,

Aku tau ini ujian dariMu Ya Rabb..
Atau mungkin hukuman atas kelalaianku menjaga amanahmu atas badan yang Engkau berikan ini
Tapi sungguh saat ini aku tak tau apa yang harus aku lakukan..

Saat ini sebenarnya aku selalu diliputi ketakutan
takut menghadapi rasa sakit lagi
apakah yang aku rasakan ini berlebihan?
entahlah,mungkin orang lain sanggup menghadapinya..
tapi aku butuh waktu dan proses,,
apalagi ujian ini adalah hal yang paling aku takutkan sejak dulu,
yang akhirnya terjadi juga,lagi-lagi karena kelalaianku..

sudah kucoba banyak cara untuk menghindari rasa sakit itu
namun belum berhasil juga..
dan ini menyisakan kebingungan dalam pikiranku sendiri
apa yang sebaiknya aku lakukan????
haruskah aku tetap minum obat itu??
sampai kapan???
padahal ada efek samping yang mesti diperhatikan...

sebenarnya masih ada satu cara lagi
yaitu mengubah apa yang menjadi penyebab semua ini
tapi
ternyata berperang melawan diri sendiri itu sangat sulit!!!

Ya Allah,tunjukkan padaku apa yang harus aku lakukan...T_T
read more.. »»  

Penting! Bentuk-Bentuk Terkabulnya Doa Seorang Mukmin

Assalamu'alaikum pembaca..

Baru-baru ini aku baca buku "Sudah Benarkah Do'a Anda??" karangan Abu Ezza. Dari buku ini aku dapat banyak sekali hal-hal menarik dan perlu diketahui tentang do'a, yang selama ini pastinya udah jadi bagian dari kehidupan kita, bagian dari ibadah kita.

Yak Dalam post kali ini aku pengen berbagi hal-hal penting mengenai do'a yang kudapat dari buku ini...:D

Well, doa sering sekali kita lakukan kan,terutama sehabis shalat. Ketika kita lagi pengen sesuatu, baik itu hal yang bersifat duniawi maupun ukhrawi, kita minta ke Allah melalui do'a. Ketika hati sedang gundah karena dirundung masalah, kita curhat pada Allah lewat dalam do'a dan mohon pertolongan.

Nah mungkin kita udah sering berdo'a, tapi terkadang doa kita belum juga terkabul. Biasanya kalo udah begini hati kita bakal gelisah, makin gak sabar, bahkan ini membuat kita ragu terhadap Maha Pemurahnya Allah dan berburuk sangka terhadapNya. Pernahkah pembaca merasakan hal seperti ini??
Duh seharusnya kita jangan sampai berpikir seperti ini..kenapa?

Hal pertama yang mesti kita ketahui dan yakini, Allah SWT udah berjanji dalam Al-Qur'an, bahwa Dia akan mengabulkan dan memperkenankan doa orang yang berdoa kepadaNya..ini dia salah satu ayatnya:

"dan Tuhanmu berfirman, "Berdoalah kepadaKu, niscaya akan kuperkenankan bagimu" (QS Ghafir : 60)

Ada juga hadits Rasulullah saw :
"Tidaklah suatu kaum mengangkat telapak tangan mereka kepada Allah dengan meminta sesuatu kepadaNya, kecuali haq atas Allah untuk meletakkan pada tangan mereka apa yang mereka minta "(HR Thabrani)


Nah dari dalil-dalil yang ada, sudah jelas bahwa Allah swt menjamin terkabulnya(ijabah) doa seorang muslim. Namun yang perlu kita ketahui,bentuk ijabah suatu doa itu bukan hanya mendapatkan apa yang kita minta.
Pada ayat lain di Al-Qur'an, Allah swt membatasi ijabah itu sesuai dengan kehendakNya.
FirmanNya:
"(tidak), tetapi hanya Dialah yang kamu seru, maka Dia menghilangkan bahaya yang karenanya kamu berdoa kepadaNya, jika Dia menghendaki"(QS Al-An'am:41)

Kalo gitu, apa saja bentuk-bentuk ijabah atau terkabulnya suatu doa itu?
Mari kita simak hadits Rasulullah saw berikut :

"Tidaklah seorang Muslim berdoa yang di dalamnya tidak mengandung dosa dan memutus silaturahim, kecuali Allah akan memberinya dengan doanya itu salah satu dari tiga hal : adakalanya disegerakan doa itu untuknya, adakalanya disimpan untuknya sebagai tabungan pahala di akhirat, dan adakalanya disingkirkan darinya suatu keburukan sesuai kadar doanya. Mereka bertanya, "Jika demikian kita akan memperbanyak". Beliau bersabda, "Allah akan lebih banyak dan lebih baik". (HR Ibnu Abi Syaibah, Ahmad, Abd bin Humaid, Abu Ya'la, Al-Hakim, dan Baihaqi)

Diriwayatkan dari Anas ra, katanya, Rasulullah saw pernah bersabda :

"Sungguh seorang hamba tidak akan luput dari doanya salah satu tiga hal : adakalanya dosa yang diampuni untuknya, adakalanya kebaikan yang ditunda untuknya, dan adakalanya ganjaran (upah) yang disegerakan untuknya"(HR Daelami)

Dan diriwayatkan pula dari Ibnu Abbas ra sabda Rasulullah saw:

"Sesungguhnya seseorang menginginkan hajat, lalu Allah menjauhkannya darinya karena itulah yang terbaik baginya." (HR Thabrani)

Dari beberapa sabda Rasulullah saw tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa tekabulnya doa seorang mukmin itu bisa terjadi dengan beberapa kemungkinan :

1. Doanya lekas terkabul dan Allah segera memberi apa yang dimintanya
2. Dikabulkan doanya, tetapi Allah menunda pemberianNya sampai batas waktu yang dikehendaki-Nya karena itulah yang terbaik baginya.
3. Dengan doanya tersebut ia dijauhkan dari keburukan atau kemalangan yang bakal menimpanya
4. Apa yang dimintanya disimpan baginya untuk diberikan di akhirat nanti.
5. Diampuni dosa-dosanya sesuai dengan doa yang dilakukannya.
6. Apa yang dimintanya tidak diberikan oleh Allah karena jika diberikan hal itu akan berakibat buruk baginya.

Subhanallah, betapa Allah itu Maha Pemurah..:)
Mungkin sebagian pembaca udah sama senangnya dengan saya ketika mendapati fakta ini, dan ada juga yang masih mikir "hmmh kenapa gak langsung dikabulkan aja ya??"

Liat lagi hadits berikut ini :

"Sesungguhnya Rabb kalian itu Maha Pemalu dan Maha Pemurah, yang malu apabila seorang hamba mengangkat kedua tangannya kemudian ia mengembalikan keduanya kosong begitu saja, hingga Dia menjadikan suatu kebaikan dalam keduanya" (HR Abdurrazzaq)

Dari kata "kebaikan(khairan)" dari hadits di atas, itu artinya seorang mukmin doanya bakalan dikabulkan dengan sesuatu yang terbaik bagi dirinya. Nah kita tau bahwa suatu kebaikan yang hakiki itu sifatnya masih gaib, hanya Allah SWT aja yang tau..artinya, kita gak tau mana yang lebih baik untuk kita, baik itu urusan yang menyangkut dunia maupun akhirat. Bisa jadi hal yang kita kira baik, sesungguhnya itu tidak baik menurut Allah. Begitu juga sebaliknya, mungkin saja sesuatu yang menurut kita buruk, ternyata itu baik menurut Allah (tau kan ada ayat Al-Qur'an tentang ini...:)

Hmm mungkin terkadang kita gak bisa menghindarkan hati dari rasa iri ketika melihat doa orang lain terkabul, sedangkan kita belum, padahal kita meminta hal yang sama (misalnya nilai ujian/IPK yang tinggi.:/).
Nah untuk masalah yang satu ini, kita mesti meyakini bahwa masing-masing hamba Allah yang berdoa itu keadaannya beda-beda, tentu hal terbaik untuk tiap orang juga berbeda-beda. Karena itulah terkabulnya doa itu macam-macam caranya dan berbeda-beda bagi setiap mukmin..

Bisa jadi ketika kita berdoa, Allah bakal segera mengabulkan. Alhamdulillah..:)
Bisa jadi juga Allah menangguhkan, bahkan menjauhkannya dari kita, karena menurut Allah itu tidak baik untuk kita..
Atau mungkin Allah menunda untuk mengabulkannya, karena ingin kita terus berdoa, semakin dekat padaNya, dan tidak putus asa..
Jika ternyata Allah mengganti terkabulnya doa tersebut dengan pahala di akhirat, Subhanallah bakal membantu banget kan buat kita nantinya ketika Yaumul Mizan(Hari Perhitungan)..:)
Atau kalo diganti dengan ampunan atas dosa-dosa, wew hamba mana yang gak senang dengan karunia seperti ini..:')
Kalo karena doa tersebut kita dijauhkan oleh Allah dari keburukan, hmm ini patut banget kita syukuri kan..:D

Jadi intinya,Gak ada ruginya kan kita terus-menerus berdoa...apalagi doa juga merupakan salah satu sarana untuk mendekatkan diri dan batin kita kepada pencipta kita, Allah SWT..

Mari kita perbanyak doa!! :D
*tapi mesti diiringi usaha juga yaa..hehehe


(Sumber : "Sudah Benarkah Doa Anda?" oleh Abu Ezza, dengan beberapa perubahan redaksi kalimat)








read more.. »»  

ode : perubahan

saat ini aku seolah baru terbangun dari tidur panjang
mendapati semuanya berbeda
berubah dengan drastis sekali dari keadaan dulu
yak dulu, saat kukira semuanya akan tetap berjalan seperti biasa
dan dulu, aku bertekad,berpikir "seterusnya akan tetap seperti ini"

namun ternyata tidak
perubahan itu ternyata bisa terjadi
menyisakan rasa takjub dalam hatiku
"waw.ternyata bisa ya"
sungguh
rasanya aneh sekali....

tapi
perubahan ini sepertinya memang harus terjadi
demi masa depan
bukan hanya di dunia fana ini
tapi juga demi kehidupan selanjutnya..

aku tahu
walaupun masih saja terasa menyakitkan
walaupun aku masih butuh waktu untuk terbiasa
walaupun masih sulit bagiku untuk menerima kenyataan
perubahan ini adalah yang terbaik..

Allah menggariskan terjadinya perubahan ini
pasti ada hikmah dibaliknya
jika sekarang terasa menyakitkan
pasti akan indah pada waktunya...:)

baiklah
sekarang kita hanya butuh
waktu
keterbiasaan
keyakinan
"Insya Allah aku bisa"
"Insya Allah kita bisa"

*dedicated to "someone"
read more.. »»  

hunting lagiiii...:3

Assalamu'alaikum pembaca..:)

Jreng jreng, saia kembali lagi,hehe setelah beberapa lama gak update blog karena sibuk ujian..:/
Yah ujian tulis Blok 9 selesai hari kamis kemarin, dan tadi adalah ujian terakhir dalam minggu ini yaitu ujian praktikum Histologi. Minggu besok masih ada ujian sebenarnya,tapi itu hari selasa..jadi untuk sementara ini kami punya waktu untuk break sekilas dari ujian,hehe.


Ini adalah foto ilalang di Danau Buatan, satu-satunya danau di Pekanbaru. Ceritanya habis ujian tadi aku langsung hunting foto kesana, ditemani Velly dan Neni. Wew senangnya bisa motret lagi setelah vakum selama ujian...:D

Jadi begitulah, acara hunting tadi menyenangkan. Secara aku udah lama banget pengen ke Danau Buatan(terakhir waktu TK), dan aku suka banget dengan kontur daerah di sekitar sana (alias Rumbai) yang berbukit-bukit...:3

Sekian dulu posting foto saia kali ini,hehe
read more.. »»  

Sedikit Cerita dari Sunatan Massal

Hari ini aku mengikuti sebuah bakti sosial berupa sirkumsisi atau sunatan massal, yang diadakan oleh BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Yah motivasiku untuk ikut sebenarnya adalah untuk melatih kemampuan 'menyunat'(yang notabene harus dikuasai dokter umum)ku, secara sebelum ini aku baru sekali ikut sirkumsisi dan waktu itu aku cuma dapat kesempatan untuk menjahit doang,,:(

Yah begitulah tujuan awalku, dan walaupun selama sirkum tadi aku gak dapat kesempatan penuh untuk jadi operator(penyunat utama(?) tapi aku mendapat hal lain yang lebih dari sekedar kemampuan sirkumsisi.
Hal itu adalah 'mengamati momen-momen yang menyentuh'
:)

momen apa itu?

Yang paling bikin aku terkesan adalah 'kasih sayang orang tua'.
Selama sirkum tadi banyak sekali anak-anak yang menangis histeris, satu ruangan yang terdiri dari tujuh meja sirkum itu jadi berisik sekali. Nah pada saat-saat inilah orang tua anak-anak tsb menemani mereka, membimbing mereka untuk membaca kalimat-kalimat thayyibah ataupun ayat-ayat pendek untuk menguatkan mereka..
Sehingga di ruangan itu berkumandanglah "laa ilaahailallah","Allahuakbar!Allahuakbar!"(sekilas kayak orang mau berperang,hehehe),Al fatihah, dan ayat-ayat pendek di Juz 30 (ketahuanlah siapa yang bagus hapalan ayat pendeknya, karena banyak juga anak-anak itu yang ngawur bacaan ayatnya, hahaha :D).

Dan banyak juga anak-anak yang saking histerisnya sampe dipeluk sama ayah atau ibunya,
*hehe mungkin ini momen biasa bagi pembaca semua, tapi ini yang paling bikin aku tersentuh..:')
Tadi ketika kami(aku, Kak Joya dan abang-abang perawat dari Ibnu Sina) sedang menyunat
anak ketiga, anak ini menangis histeris dan memberontak, sehingga ayahnya memeluk kepalanya erat sekali supaya anaknya gak bisa liat apa yang sedang kami lakukan dengan alat kelaminnya. Dan ketika anak itu mulai diam ayahnya membimbingnya membaca kalimat-kalimat thayyibah, dan menenangkannya dengan berkata 'sedikit lagi kok nak..'

Ketika melihat itu, entah kenapa aku teringat Papa...:')
Aku ingat waktu kecil aku pernah diurut(dengan sakiiit sekali) oleh tukang urut setelah jatuh dari tempat tidur, dan Papa juga menenangkanku seperti itu...

Dan ada lagi seorang Ibu yang memeluk anaknya yang disunat terakhir (karena dia sempat nangis-nangis gak mau disunat sehingga dibujuk-bujuk sama orang tuanya) sama eratnya dengan pelukan bapak tadi. Ini aku ambil fotonya :


Jadi ingat Mama juga...:')

Well sebagai 'cewek yang ga punya sodara cowok, ga pernah lihat orang sunatan dan ini baru
kali kedua aku melihatnya', momen-momen seperti ini sangat menyentuhku. Yah ternyata dari momen seperti sunatan kita bisa mengambil pelajaran juga y..:)
Mungkin pembaca semua dan teman-temanku yang cowok juga mengalami hal seperti ini(kalo
disunat iyalah, proteksi orang tua yang seperti ini loh maksudku.. dulunya?:D


Yah begitulah 'khitan' ato 'sunat' itu..walaupun sakit tapi banyak sekali hikmah dibaliknya.
Tujuannya sendiri sangat mulia, untuk menjaga higienitas alat kelamin. Kalo soal sakitnya sih, mungkin bisa dibilang itu 'momen menyakitkan'nya laki-laki, kalo perempuan kan ada melahirkan...hehehe

Begitulah sekilas ceritaku (dari sudut pandangku sendiri,:D) tentang sunatan massal kali ini..



**Yak ini foto seorang anak yang udah disunat, dengan sarung pinknya...yang diarahkan ayahnya supaya mau difoto,hahaha
read more.. »»  

Heboh-Heboh Piala AFF


Sekarang ini di tivi, pagi siang sore malam selalu ada liputan atau berita tentang final piala AFF besok. Baik itu di infotainment, berita siang, bahkan di Apa Kabar Indonesia malam. Yak di stasiun tivi manapun!
Bukan hanya di tivi, tapi juga di internet dan koran.

Yah beginilah fenomena di Indonesia, kalo lagi ada isu yang hot pasti pemberitaannya agak-agak lebay, baik itu dari segi frekuensinya maupun dari isi beritanya sendiri.
Ingat kan beberapa peristiwa(atau kejadian?atau isu?) yang kemarin-kemarin sempat bikin heboh di negara kita(trims to media massa Indonesia):

1. Kasus Antasari
2. Kasus Bank Century
3. Kasus Susno Duadji
4. Kasus Gayus,
haha bahkan sekarang ini kasus Gayus pun masih heboh setelah kehebohannya sempat redup dikalahkan berita-berita lainnya. Yah habis Gayusnya sih kabur dari penjara dan melancong ke Bali segala..
5. Kasus Video Porno Ariel-Luna-Cut Tari
Wew..sepanjang pengamatanku kasus ini yang paling heboh pemberitaannya!Bahkan sampai ke luar negeri segala,haha
6. Keong Racunnya Shinta-Jojo,
mereka berdua langsung populer dan jadi artis beneran. Yak publisitas besar-besaran media massa juga berperan loh dalam hal ini. Shinta-Jojo mesti berterima kasih juga tuh sama mereka..xp
7. Bencana Merapi.
Yak wajar, kemarin bencana ini begitu mencekam dan cenderung progresif (pinjam istilah kedokteran sedikit,hehe), sampai akhirnya Gunung Merapi berhenti mengamuk.
8. Dan sekarang inilah...piala AFF dan timnas Indonesia

Hemhem...kalo kita liat 7 berita heboh sebelumnya hampir semuanya merupakan kasus yang agaknya bikin kita geleng-geleng kepala, ber-ckckckck ria, dan bahkan ada bencana yang membuat kita bersedih dan miris.
Yah kecuali keong racun, haha tapi ada juga sih pihak-pihak yang mencemooh.

Nah kali ini berbeda, topik AFF dan kebangkitan timnas Indonesia membawa angin segar bagi masyarakat negeri kita..:)

Setelah sekian lama kita dihadapkan pada berbagai isu dan peristiwa yang memiriskan hati, membuat kita (seakan) malu jadi orang Indonesia, sekarang ini kita dibuat bangga. Ada semangat dan harapan dalam hati kita semua akan terangkatnya nama bangsa kita di dunia internasional, yah minimal di Asean.
Apalagi ini sepakbola. Yah tau kan selama ini kita(aku melihat fenomena ini di lingkungan sekitarku, teman-teman dan keluargaku,hehe bagaimana dengan lingkungan kamu??) seringkali meragukan timnas kita. Kita sering membandingkannya dengan tim-tim sepakbola eropa, dengan cemoohan-cemoohan seperti :

(waktu nonton Piala Dunia)"liat deh tim Jerman ini, permainannya rapi, coba orang Indonesia..serabutan, berantakan"

(waktu ada tim yang dikalahkan dengan pesta gol)"wess 8-0,,kalo orang kita yang main mungkin 12-0 tuh,hahahaha)

Dengan kegemilangan timnas kita saat ini, pastilah mata masyarakat kita mulai terbuka bahwa "orang kita juga bagus sepakbolanya"...:)
Yah semoga kebangkitan ini dapat dipertahankan, bukan hanya sementara..

Akhir kata, mari kita berdoa untuk kemenangan timnas Indonesia, dan memberi dukungan sepenuh hati, walaupun nantinya hasil yang diperoleh tidak seperti yang kita harapkan (jangan malah balik membenci timnas kita yaaaa).


read more.. »»