Ode untuk Langit

Kapanpun itu
Di pagi hari,ketika matahari baru saja terbit
Sebaran cahayanya yang muncul dari balik awan,dibarengi latar belakang langit dengan gradien oren-biru yang menakjubkan
Menimbulkan perasaan tentram,tak jemu mata ini memandangnya..
Subhanallah...
Di siang hari,ketika langit cerah dan terang
Warna birunya mencerahkan pandangan
Barisan awan menarik mata ini untuk mengikuti pergerakannya
Ketika memandangi langit biru yang cerah ini,tersadarlah kita akan keluasannya
Keagungannya
Dan tak bisa kita pungkiri,penciptanya pastilah lebih agung lagi,
Subhanallah...
Ketika matahari akan terbenam,Subhanallah..ini favoritku!!^^Gradien biru-oren lagi,tapi kali ini lebih perkasa
langit seakan menampilkan sisi gelapnya,karena ia akan menjemput waktu malam yang akan tiba
Sungguh gagah dan mempesona...
Langit mendung dengan awan hitam,terlihat lebih emosional
Sangat eksotis,tak kalah gagah dan kadang menyeramkan dengan petir dan kilat yang sesekali menyelingi
Apalagi jika kita nikmati di tengah gerimis yang menambah tenangnya suasana
Langit malam dengan taburan bintang,siapa yang bisa menyangkal keindahannya??
Terlebih lagi jika rembulan melengkapi dan memberikan cahaya kecilnya
Subhanallah...teringatlah kita akan Sang Pencipta langit yang Maha Agung
Langit,wahai saudaraku
Ia adalah atap kehidupan yang selalu menaungi kita
Mengiringi perjalanan kita ke manapun sehingga kita sering terlupa akan kehadirannya
Sehingga kita hanya menganggapnya benda biasa
Lupa akan keindahannya
Lupa bahwa darinya kita bisa mengenali Sang Pencipta
Mengingatkan kita akan keagungan Allah yang Maha Esa,pencipta langit yang agung itu
Bahkan bumi dan langit ini hanyalah secuil dari ciptaanNya dan nikmatNya yang diberikan untuk kita..
Subhanallah, Walhamdulillah, Walaa Ilaaha Ilallah, Wallahu akbar..:')
Langit hanyalah salah satu contoh
Marilah kita jadikan momentum sekecil apapun dalam hidup kita sebagai sarana untuk mengenali Allah dan mensyukuri nikmatnya...:)




